Tampilkan postingan dengan label Mutiara Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mutiara Islam. Tampilkan semua postingan

Malam pertama

MALAM PERTAMA ~
SETELAH DIKUBURKAN,

PEMBUSUKAN BERMULA PADA
BHGN PERUT & KEMALUAN..

SUBHANALLAH, PERUT & KEMALUAN ADALAH 2 HAL
TERPENTING YG ANAK CUCU ADAM SALING BERGULAT &
MENJAGANYA DI DUNIA..

SETELAH ITU,

JASAD AKAN MULA BERUBAH MENJADI HIJAU
KEHITAMAN..

SETELAH BERBAGAI SOLEKAN & ALAT2 KECANTIKAN
SEMASA HAYAT DI DUNIA,

SETELAH MENINGGAL DUNIA,
MANUSIA HANYA AKAN MEMILIKI 1 WARNA SHJ..

MALAM KEDUA ~
ANGGOTA2 TUBUH YG LAIN SEPERTI LIMPA, HATI & PARU2
AKAN MULA MEMBUSUK..

HARI KETIGA ~
ANGGOTA2 TUBUH MULA MENGELUARKAN BAU YG
BUSUK..

SETELAH SEMINGGU ~
WAJAH & MATA MULA MEMBENGKAK..

SETELAH 10 HARI ~
TETAP TERJADI PEMBUSUKAN PADA PADA ANGGOTA2
TUBUH..

SETELAH 2 MINGGU ~
RAMBUT MULAI GUGUR..
LALAT HIJAU MULAI MENCIUM BAU BUSUK DARI JARAK 5
KM & ULAT2 PUN MULA MENUTUPI SELURUH TUBUH..

SETELAH 6 BULAN ~
SEMUA ANGGOTA TELAH TIADA..

YG TINGGAL CUMA TULANG RANGKA SHJ..

SETELAH 25 TAHUN ~
RANGKA TUBUH INI AKAN BERUBAH MENJADI SEMACAM
BIJI & DI DLM BIJI TERSEBUT, ANDA AKAN MENEMUKAN 1
TULANG YG SGT KECIL YG DIPANGGIL ‘AJBUDZ
DZANAB’ (TULANG EKOR)..

DARI TULANG INILAH KITA AKAN DIBANGKITKAN OLEH
ALLAH SWT PADA HARI KIAMAT..

SAHABAT2 YG DIRAHMATI ALLAH, INILAH TUBUH YG
SELAMA INI KITA JAGA..

INILAH TUBUH YANG KITA BERBUAT MAKSIAT KPD ALLAH

DGN NYA..

OLEH KERANA ITU, JGN BIARKAN UMUR & JASAD KITA DLM
KEADAAN SIA2..

JANJI ALLAH ADALAH BENAR..

YA ALLAH, TETAPKANLAH HATI KAMI DI ATAS AGAMA-
MU..

YA ALLAH, JADIKANLAH KUBURAN KAMI SEBAGAI 1
TAMAN DARI TAMAN2 SYURGA & JANGAN JADIKAN IANYA
SEBAGAI 1 LUBANG DARI LUBANG2 API NERAKA...

AAMIIN... ..

AKU BERDOA..

YA ﺍَﻟﻠّﻪُ :
MULIAKANLAH DIRIKU DAN ORG YANG MENGHANTAR
PESANAN INI

LAPANGKANLAH HATIKU DAN HATINYA

BAHAGIAKANLAH KELUARGAKU DAN KELUARGANYA,

DAN

LUASKANLAH REZEKIKU DAN REZEKINYA SELUAS ENGKAU CIPTAKAN

MUDAHKAN SEGALA URUSANKU DAN URUSANNYA

KABULKANLAH CITA-CITAKU & CITA-CITANYA

JAUHKAN KAMI DARI SEGALA PENYAKIT, FITNAH,
PRASANGKA KEJI, BERKATA KASAR, DAN

JAUHKAN KAMI DARI SEGALA MUSIBAH

SERTA TERIMALAH. SEMUA AMAL IBADAH KU DAN
AMAL IBADAHNYA,

DAN

KELAK JADIKANLAH DIRIKU DAN DIRI DIA SEBAGAI
PENGHUNI SURGA-MU.

ﺁﻣِّﻴْﻦَ ﻳﺎ ﺭَﺏَّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦ

KIRIM KEPADA SEMUA ORANG DALAM CONTACT.

KITA AKAN SALING MENDOAKAN ANTARA SATU SAMA LAIN, DAN
MUDAH²AN DOA KITA DIKABULKAN.

ﺁﻣِﻴّﻦْ ... ﺁﻣِﻴّﻦْ ... ﻳَﺎ ﺭَ
ﺏَّ ﺍﻟﻌَـــﺎﻟَﻤِﻴْﻦ . .............................................
.......................................................
........................................... NASIHAT KUBUR:

AKU ADALAH TEMPAT YG PALING GELAP DI ANTARA YG GELAP, MAKA TERANGILAH AKU DENGAN TAHAJUD..

AKU ADALAH TEMPAT YANG PALING SEMPIT, MAKA
LUASKANLAH AKU DENGAN SILATURAHIM

AKU ADALAH TEMPAT YANG PALING SEPI MAKA
RAMAIKANLAH AKU DENGAN PERBANYAK BACA AL-QUR'AN

AKU ADALAH TEMPATNYA BINATANG2 YANG MENJIJIKAN
MAKA RACUNILAH IA DENGAN AMAL SEDEKAH

AKU YG MENYEPITMU HINGGA HANCUR BILA MANA TIDAK SOLAT BEBASKAN SEMPITAN ITU DENGAN SOLAT

AKU ADALAH TEMPAT UTK MERENDAM DGN CAIRAN YG AMAT MENYAKITKAN MU, BEBASKAN RENDAMAN ITU DGN PUASA

AKU ADALAH TEMPAT MUNKAR & NAKIR BERTANYA

MAKA PERSIAPKANLAH JAWAPANMU DENGAN PERBANYAK
MENGUCAPKAN KALIMAH "LAILAHAILALLAH"..

✅KIRIMKAN INI SEMAMPUMU DAN SEIKHLASMU KEPADA SEMUA MANUSIA

SAMPAIKANLAH WALAU HANYA PADA 1 ORG.

Cr : dakwah islam

ALLAH MAHA PENYAYANG

DIALOG ALLAH DENGAN HAMBANYA

💫Allah : "Hambaku, bangunlah ! Lakukan Shalat Malam 11 Rakaat !"

Hamba : "Illahi, aku lelah, tidak sanggup rasanya."

💫Allah : "Hambaku, lakukan 2 rakaat saja dan 1 rakaat witir saja!"

Hamba : "Illahi, aku lelah dan rasanya sulit bagiku untuk bangun di tengah malam."

💫Allah : "Hambaku shalat witir saja.."

Hamba : "Illahi, hari ini capek sekali, apa tidak ada cara lain ?"

💫Allah : "Hambaku, Wudhulah sebelum tidur lalu menatap ke langit katakan Ya Allah......"

Hamba : "Illahi, aku sudah ngantuk kalau aku bangun nanti ngantuknya hilang."

💫Allah : "hambaku, tayammum saja di tempat tidur mu dan katakan Ya Allah....."

Hamba : "Illahi, udara terasa dingin sekali, aku tak sanggup mengeluarkan tanganku dari dalam selimut."

💫Allah : "Hambaku, kalau begitu sebut saja dalam hati ya Allah dan akan kami hitung itu sebagai Shalat malam."
Sampai disini si hamba sudah tidak peduli karena tertidur pulas.

💫Allah : "Lihatlah wahai Malaikatku, bagaimana telah aku mudahkan semua baginya, akan tetapi dia pergi dariku dan tidur tanpa meninggalkan apapun..!
Bila datang waktu Subuh bangunkan dia agar dia bermunajat padaku, Karena aku merindukan suaranya."

Malaikat : "Ya Illahi, telah kami bangunkan dia tapi dia kembali tidur."

💫Allah : "Bisikkan di telinganya bahwa aku menantinya."

Malaikat : "Illahi, dia tetap tidur."

💫Allah : " katakan, sudah azan sebentar lagi matahari terbit. Bangunlah sebelum habis waktu subuh."

Malaikat : "Illahi, apa Engkau tidak ingin marah padanya ?"

💫Allah : "Hambaku tidak memiliki siapapun selain Aku, semoga suatu saat dia bertobat.,

ketika engkau Shalat aku menyimak dan memandangmu, seakan aku tidak memiliki hamba selainmu...
Namun engkau lalai seakan kau memiliki ratusan Tuhan.."

Betapa Penyayangnya Engkau Ya Roob....
Betapa Pengampunnya Engkau Ya Allah....

Betapa Agungnya Engkau Ya Ilahi....

Ampuni kami hambaMu yang lemah ini.

(Penjabaran dr QS. Al- Muzzamil ayat 1-7 ).
Sumber: WA dari Ustadz Nashir

JANGAN TUNDA KEBAIKAN MU

Apakah kita tau .waktu yang di berikan kepada kita
Suatu hari, saat masih berada di dalam kamar mandi, Abul Hasan Al Busyanji berteriak memanggil muridnya, lalu berkata : "Ambilkan bajuku, dan segera berikan kepada fulan bin fulan ! ".
Si Murid bertanya : "Wahai Syeikh, mengapa Engkau tidak memberikan pakaian itu nanti, setelah engkau keluar dari kamar mandi?".
Syeikh AlBusyanji berkata : "Saat ini dalam hatiku terbetik keinginan untuk memberikan pakaian itu kepada Fulan bin fulan. Jika kutunda sampai aku keluar dari kamar mandi, aku khawatir niat baikku ini akan berubah".

Catatan : "Berapa sering kita gagal melakukan perbuatan baik, hanya karena menundanya.
Ketahuilah, waktu yg kita miliki hanyalah saat ini. Sedangkan nanti, kita tidak pernah tau, apakah yg akan terjadi kepada kita. Bisa jadi kita tidak akan memiliki waktu yg luang, jatuh sakit, menjadi miskin, menjadi tua, dan lemah. Selain itu, hati kita juga sering sekali berubah ubah.

Terkadang kita memiliki niat utk bersedekah, namun saat melihat org yg akan kita sedekahi berlaku kurang sopan, hati kita segera berubah, lalu mengurungkan sedekah yang telah kita niatkan.

Sahabat Anas bin Malik Ra, seringkali mendengar Rosululloh SAW berdo'a :
" Yaa MuQollibal Quluubi Tsabbit Qolbiy 'Alaa Diinik ".
Artinya : "Wahai Tuhan yang Maha membolak balikkan hati, teguhkanlah hatiku dalam agama-Mu".

Demi menyelematkan niat baiknya, Abul Hasan Al Busyanji dalam kisah di atas, tidak mau menunggu hingga keluar dari kamar mandi. Padahal jika di pikir2, berapa lama sih kita berada dikamar mandi?.
Kita tidak pernah tau, apa yg akan terjadi pada diri kita dalam detik berikutnya. Oleh karena itu, jgnlah suka menunda2 amal sholeh.

Ada beberapa Amal yg tidak boleh kita tunda2 pelaksanaannya, Rosululloh SAW bersabda kepada Imam Ali Ra : "Yaa Ali ! Ada 3 hal yg jangan kau tunda pelaksanaannya. 1.Sholat, jika telah tiba waktunya. 2.Menguburkan jenazah, jika telah siap. 3.Segera nikahkan anak gadismu jika engkau telah mendapatkan seorg yg kufu (sepadan) utknya.(HR. Tirmidzi).

JENAZAH SILIKON

JENAZAH SILIKON

Share kisah dari rekan-rekan di Lembaga Amil Zakat Tabung Amanah Umat (Laz Tamu).

Satu hari, mereka turun tangan mengurus jenazah di kawasan Tanjung Priuk. Hanya saja, mayat itu beda dari biasanya. Dua bidang dadanya menonjol, seperti payudara wanita. Padahal, kemaluannya jelas laki-laki.

"Dia ini banci, Pak. Dadanya pakai silikon."

Sebelum dimandikan, petugas Laz Tamu sedikit kerepotan. Tak mungkin ia dikuburkan dalam kondisi dada disempal silikon. Sama halnya dengan feses (tinja), silikon itu pun harus disingkirkan.

Pelan-pelan, dada si mayit dipencet. Sedikit demi sedikit, cairan yang juga dikenal untuk kebutuhan industri itu merayap keluar. Zatnya bercampur darah dan nanah. Yang anehnya terus-menerus mengalir, seolah tak mau berhenti. 

"Astaghfirullah. Kenapa bisa begini?"

Kisah sedih tidak sekali terjadi pada jenazah LGBT. Seolah ada i'tibar yang Allah beri. Berulang-ulang. Sampai hari ini.

Masih ingat kisah Adesagi Kierana? Perancang busana para artis itu dicabut nyawanya di kamar mandi. Dalam kondisi bugil. Bersama pasangan prianya. Menurut polisi, keduanya keracunan gas pemanas air yang mengandung karbon monoksida. Saat keduanya sedang berbuat dosa, mereka menghirup racun di udara. Kehabisan oksigen. Lemas. Pingsan. Mati dengan kulit bintik-bintik merah. Kuku-kuku menghitam.

Jangan lupa juga kisah waria Mayang yang meninggal di tangan pasangannya sendiri, Marcus Peter Volke. Bukan hanya memotong-motong tubuh, Volke memanggang Mayang di oven. Merebusnya di panci saat ada terkendala aliran listrik. Sedangkan potongan-potongan tubuh lain dimasukkan ke dalam kantong-kantong plastik.

Sebelum polisi meringkusnya, Volke kabur lewat balkon. Pikirannya kalut, seperti orang gila. Tak tahan lagi, Volke menggorok lehernya sendiri. Mayatnya ditemukan di gerobak sampah, di jalan sebelah komplek apartemennya.

Kawan, setiap orang pasti meninggal. Persoalannya bukan kapan, tapi bagaimana kondisi kita saat ajal tiba.

"Setiap yang hidup akan merasakan mati, dan Kami menguji kamu dengan keburukan dan kesenangan sebagai cobaan; dan kepada Kamilah kamu akan kembali" (Q.s. al-Anbiya: 35).

LGBT perlu sampai pada renungan ini. Bahwa kebahagiaan yang mereka kejar di dunia dapat terhenti kapan saja.

Pertanyaannya:

Apakah mereka benar-benar ingin meninggal dalam keadaan menuruti hawa nafsu? Inikah kematian yang mereka idam-idamkan? Apakah kenikmatan yang mereka buru itu lebih besar dibanding kengerian saat Izrail datang?

"Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek?" (H.r. Bukhari)

Hidup hanya sebentar. Ujian cuma sementara. Setelah itu akhirat yang panjang, tanpa akhir, tak berkesudahan.

Amatlah sedih jika untuk tersenyum sejenak, harus menerima konsekuensi abadi. Jangankan esok, hari ini pun napas kita bisa berhenti. Lalu, atas nama apa, kecenderungan itu harus dibela mati-matian? 

Jangan hanya ingat hidup, tapi juga ingat mati. Ingat neraka. Ingat Allah.

Yuk, tobat nasuha. Istighfar dari hati. Minta ampun atas semua salah selama ini. Jangan ditunda lagi. Jangan putus asa. Karena dosa sebesar apa pun, bisa dihapus dari kitab catatan. Jangankan LGBT, pembunuh 100 jiwa pun dapat Allah masukkan ke dalam surga. Itu karena ia memutuskan hijrah sebelum dia meninggal. Padahal saat itu dia belum lagi ibadah. Baru dalam perjalanan menemui orang yang bisa membimbingnya ke jalan terang.

Insya Allah, harus optimis. Insya Allah, pasti bisa. Semoga Allah menyertai kalian. Niat baik kalian. Dan melepaskan kalian dari belenggu-belenggu syaithan.

Aamiin. Allahumma aamiin!

Teman Nabi Musa As di surga

Teman Nabi Musa AS Di Surga
----------------------------------------
Suatu ketika, Nabi Musa AS berdoa, “Ya Allah, tunjukanlah salah seorang teman dudukku di surga!!”

Maka Allah SWT memerintahkan Nabi Musa untuk datang ke pasar di suatu tempat yang agak jauh, di sana terdapat seorang lelaki penjual daging (tukang jagal) dengan ciri-ciri yang dijelaskan secara rinci, yang nantinya akan menjadi teman beliau di surga. Nabi Musa segera menuju pasar itu dan dengan mudah menemukan orang yang dimaksud.

Nabi Musa dengan sabar menunggu orang tersebut menyelesaikan pekerjaannya hingga menjelang petang, sambil memperhatikan aktivitasnya. Ketika akan pulang, Nabi Musa menghampiri dirinya, yang tampaknya tidak mengenal beliau sebagai utusan Allah yang syariat dan ajarannya diikutinya itu. Beliau berkata, “Apakah tuan bersedia menerima saya sebagai tamu? Saya sedang dalam perjalanan (musafir)!!”

“Baiklah, marilah kita pulang!!”

Nabi Musa mengikutinya berjalan pulang. Sesampainya di rumah, ia memasak daging yang dibawanya dengan kuah yang sangat lezat dan sebagian disuguhkannya kepada Nabi Musa. Dari sebuah ruangan, lelaki itu mengeluarkan sebuah tempat (wadah) besar yang di dalamnya ada seorang wanita tua yang lumpuh, begitu lemahnya sehingga ia tampak seperti anak burung merpati yang tidak bisa berbuat apa-apa.

Lelaki itu mengambil dan memangku wanita tua itu, lalu menyuapinya dengan telaten hingga merasa kenyang. Setelah itu ia membersihkan (mengelap dengan air) dan mengganti bajunya dengan yang bersih dan menempatkannya di tempat (wadah) semula. Selanjutnya ia mencuci baju kotor wanita tua itu dan menjemurnya. Sebelum ia membawa wadah tersebut ke ruangannya kembali, tampak bibir wanita tua itu bergerak-gerak, tampaknya ia sedang berdoa, yang Nabi Musa bisa ‘membaca’ gerak bibirnya, “Ya Allah, jadikanlah anakku ini sebagai teman duduk Nabi Musa di surga!!”

Setelah lelaki itu duduk kembali menghadapi tamunya, Nabi Musa berkata, “Siapakah wanita tua itu?”

Lelaki itu berkata, “Dia adalah ibuku yang sangat lemah karena telah lumpuh, hanya bisa berbaring saja!!”

Nabi Musa berkata, “Bergembiralah engkau, aku adalah Musa, dan telah diwahyukan kepadaku bahwa engkau adalah temanku di surga, berkat apa yang engkau lakukan dengan baik kepada ibumu itu!!”

Lelaki itu sangat gembira dan bersyukur kepada Allah mendengar ucapan Nabi Musa itu, dan makin istiqomah dalam merawat ibunya itu.
(Mutafaq'alaih)

Cari

KRITIK - SARAN

Nama

Email *

Pesan *

Pengikut